Tampilkan postingan dengan label info menarik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info menarik. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Juli 2018

sebuah kisah unik LifeStraw, Gadget Penyaring Air


Air adalah kebutuhan paling penting untuk seluruh makhluk hidup, tanpa terkecuali. Anda bisa saja bertahan lama tanpa makanan, namun tidak tanpa air. Pada kenyataannya, pasokan air bersih masih sulit untuk didapatkan, terutama di kota-kota besar. Beberapa daerah pinggiran kota bahkan masih harus membeli air bersih untuk konsumsi sehari-hari, baik untuk minum maupun untuk memasak. Namun kini permasalahan tersebut sedikit menemui titik terang dengan adanya LifeStraw, gadget penyaring air.

LifeStraw, gadget penyaring air ini diciptakan sangat sederhana sehingga mudah digunakan oleh siapa saja dan dengan kondisi air sekotor apapun. Cara penggunaanya pun sama seperti menggunakan sedotan pada umumnya, anda hanya perlu menaruh ujungnya didalam air yang kotor dan hisap terus hingga airnya tersaring dan masuk ke mulut anda.

Gadget ini juga telah mengundang banyak pujian dan review luar biasa baik dari para pemakainya maupun dari beberapa ahli yang telah menguji gadget tersebut. Hal ini karena kemampuan dari LifeStraw itu sendiri, dimana gadget penyaring air ini dapat memurnikan air sekotor apapun berkat berbagai filter yang tertanam didalamnya. Bahkan LifeStraw mampu menghilangkan 99.99 persen bakteri yang terdapat dalam air kotor, sehingga hasilnya benar-benar air bersih yang siap minum.
Selain untuk penggunaan sehari-hari, LifeStraw, gadget penyaring air ini juga sering digunakan oleh pencinta alam, dimana mereka membutuhkannya untuk meminum air dari danau maupun genangan air kotor. Bentuknya yang ramping, membuat gadget ini mudah untuk dibawa kemana-mana dan sangat cocok digunakan dalam kegiatan outdoor.

Untuk situasi yang lebih mendesak seperti ketika terjadi bencana alam, LifeStraw benar-benar membantu untuk memenuhi kebutuhan air bersih para pengungsi dan tim penyelamat. Dimana biasanya daerah bencana sangat sulit untuk mendapat bantuan air bersih. LifeStraw, alat penyaring air ini tidak menggunakan listrik, tidak membutuhkan baterai, atau bagian yang harus diganti setelah penggunaan. Di negara asalnya, Amerika, LifeStraw telah teruji dan memenuhi standart regulasi Food And Drug. Mampu menghilangkan berbagai macam bakteri seperti E. Coli dan Salmonella, hingga berbagai protozoa seperti Giardia dan Cryptosporidium.

Jenis-Jenis Lifestraw, Gadget Penyaring Air

1.Original LifeStraw
Tipe ini dibuat untuk digunakan oleh satu orang, walaupun bisa juga digunakan bergantian. Mudah dibawa ketika backpacking, hiking, camping maupun travelling ke daerah terpencil. Terbuat dari plastik yang kuat, dengan berat hanya sekitar 57 gr, panjang 22,5 cm dan diameter sebesar 2,5 cm, Original LifeStraw ini dapat menyaring hingga 1000 liter air kotor dan berbahaya menjadi air bersih yang siap minum, tentunya juga bebas segala macam bakteri.

2.LifeStraw Steel
Tidak lama setelah kesuksesan produk Original LifeStraw, LifeStraw Steel kemudian diperkenalkan. Secara keseluruhan, LifeStraw Steel masih sama seperti pendahulunya, hanya saja ada perubahan pada fisiknya dimana keseluruhan bahannya terbuat dari besi, membuat produk ini lebih tahan dan juga desainnya dibuat lebih ramping.

Seperti panjang yang dikurangi hingga menjadi 21 cm saja, dan bagian diameter yang diperlebar menjadi 3 cm. Terdapat tutup besi untuk melindungi bagian bawah dan bagian atas, dan penutup tersebut tidak terikat dengan bagian utamanya, membuatnya antara lebih sederhana atau lebih harus berhati-hati dalam penyimpanan agar tidak kehilangan penutupnya.

3.LifeStraw Mission
Masih sama seperti kedua tipe diatas, hanya bedanya tipe ini dilengkapi dengan penampung air. Bekerja layaknya pompa penyedot air, LifeStraw Mission menyedot air kotor dan menyaringnya kedalam penampung. Jadi tipe ini memang diperuntukkan sebagai penyimpan cadangan air bersih.
Lifestraw Mission dapat memurnikan hingga 18.000 liter air kotor atau setara dengan 4,755 galon. Sedangkan penampungnya sendiri tersedia 2 macam ukuran, ukuran 5 Liter atau setara dengan 1,3 galon dan ukuran yang lebih besar yaitu 12 Liter atau setara dengan 3,1 galon. Dalam satu jam LifeStraw Mission dapat memurnikan hingga 2,4-3,2 galon air kotor.

4.LifeStraw Go
Yang satu ini bentuknya sedikit berbeda dengan tipe-tipe lainnya, dimana LifeStraw Go berbentuk botol minum dengan satu pipa penyaring tergantung ditengahnya. Dengan berat total 168 gr, LifeStraw Go memiliki panjang 23,5 cm dan diameter sebesar 8 cm. Dapat menampung hingga 0,65 Liter air besih didalamnya, ditambah lagi bagian tutup atasnya yang berbentuk flip-top membuat penggunanya lebih mudah menggunakan.LifeStraw Go lebih diperuntukkan bagi penggunaan sehari-hari, sebagai botol minum yang praktis dibawa kemana-mana.

5. LifeStraw Family
Tipe ini dibuat dengan fungsi yang hampir mirip dengan LifeStraw Mission, yang membedakan adalah LifeStraw Family didesain untuk satu tempat, tidak seperti LifeStraw Mission dimana anda dapat memindahkan penampungnya dengan mudah.
Kemampuan LifeStraw Family sedikit banyak sangat mirip dengan LifeStraw Mission, dimana tipe ini dapat menampung hingga 18,000 Liter air bersih atau setara dengan 4,755 galon.
LifeStraw Family biasa digunakan oleh orang-orang yang sedang camping dengan jumlah banyak, di sebuah base camp dimana banyak orang berkumpul, dan tempat-tempat dimana banyak orang mengadakan suatu acara outdoor atau berkumpul bersama.

LifeStraw, gadget penyaring air ini memang sengaja diciptakan dengan desain yang sangat sederhana, mudah digunakan dan mudah disimpan, serta tidak memakan banyak tempat penyimpanan. Tanpa perlu baterai tambahan maupun aliran listrik, membuatnya dapat dibawa keluar ruangan tanpa harus takut kehabisan power.

Disediakan dalam berbagai tipe yang bervariasi, memudahkan anda untuk menyesuaikan tipe mana yang anda butuhkan untuk situasi tertentu. Hal ini membuat LifeStraw, gadget penyaring air sangat diminati terutama dikalangan orang-orang yang sering melakukan kegiatan outdoor.

Tips Membuat Smartphone Tangguh Untuk Main Game

Jika anda merupakan penggemar game tentunya anda pernah memainkan game yang ada di smartphone anda. Akan tetapi seiring dengan perkembangan, game yang disediakan di smartphone menjadi semakin berat seiring dengan kualitas yang semakin membaik. Jika anda sering mengalami hal tersebut, berikut ini adalah tips membuat smartphone tangguh untuk main game.

6 Langkah Untuk Membuat Smartphone Tangguh Untuk Main Game

1.Perhatikan Baterai Smartphone
Langkah pertama adalah pastikan bahwa baterai kamu berada di atas 20 persen. Hal ini perlu dilakukan karena untuk menjalankan aplikasi yang besar atau game yang berat, prosesor smartphone membutuhkan daya yang besar pula. Sehingga ketika baterai smartphone lemah, akan membuat game menjadi lagging dan melambat. Setidaknya pastikan kondisi baterai smartphone berada pada minimal 50 persen agar game yang dimainkan dapat berjalan lancar.

2.Tutup Aplikasi Lainnya
Walaupun smartphone Anda memiliki kapasitas RAM yang terhitung besar, namun tetap hindari untuk membuka banyak aplikasi lainnya secara bersamaan ketika sedang bermain game. Ini berguna untuk mencegah game menjadi lambat bahkan crash secara tiba-tiba. Walaupun aplikasi lainnya telah anda minimize akan tetapi aplikasi-aplikasi tersebut sebenarnya masih running di background. Jadi lebih baik jika anda langsung menutup semua aplikasi sebelum menjalankan game.

3.Bersihkan Junk File
Menghapus junk files terlihat sepele akan tetapi beberapa pengguna smartphone terkadang lupa untuk melakukan hal ini. Menghapus junk files dan cache berguna agar perangkat smartphone anda dapat bekerja secara maksimal. Aplikasi yang sering digunakan untuk membersihkan smartphone adalah Clean Master, dimana aplikasi ini selain dapat membersihkan junk files dan cache juga dapat melihat kondisi baterai,  prosesor hingga menampilkan informasi tentang semua aplikasi yang terinstall dalam smartphone tersebut.

4.Uninstall Aplikasi
Jika ada aplikasi dalam smartphone anda yang sudah tidak anda butuhkan lagi, ada baiknya jika aplikasi tersebut di-uninstall. Sebab banyaknya aplikasi yang tidak terpakai atau jarang terpakai tetap akan menambah jumlah junk files  dan juga cache yang akan memenuhi memori smartphone tersebut.

5.Tingkatkan Memori RAM
Selain menutup semua aplikasi yang sedang berjalan maupun running di background, anda juga dapat melakukan boost  pada RAM smartphone anda. Beberapa smartphone menyediakan fitur ini di dalam sistem mereka namun jika smartphone anda tidak menyediakannya maka salah satu aplikasi yang dapat anda gunakan adalah Clean Master. Aplikasi tersebut memiliki fitur game booster dimana dengan sekali klik maka aplikasi tersebut akan secara otomatis mempersiapkan smartphone anda untuk berada dalam kondisi maksimal untuk memainkan game.

6.Update Game
Tips yang terakhir adalah selalu update game anda ketika update baru telah muncul. Ketika smartphone anda terasa berat atau lagging saat bermain game, ada baiknya jika anda memastikan bahwa masalahnya bukan terletak pada smartphone anda akan tetapi pada game yang belum terupdate. Meng-install update baru pada game memiliki berbagai manfaat, walaupun tentunya akan menambah size game itu sendiri dan membutuhkan memori lebih. Akan tetapi dengan update pada game dapat memperbaiki beberapa bug yang seringkali ditemukan terjadi pada beberapa perangkat smartphone tertentu. Update game secara berkala akan membantu untuk memperlancar jalannya game di smartphone anda. Itulah tips membuat smartphone tangguh untuk bermain game. Semoga tidak akan terjadi lagging lagi ketika anda memainkan game favorit anda. Semoga artikel ini bermanfaat.

Cara Menanam Cabe Chupetinho
Cabe Chupetinho atau yang sering dikenal juga dengan nama pimenta de bico, biqiunho dan chupetinha adalah salah satu jenis cabe hias yang mulai ramai diminati masyarakat Indonesia. Cabe ini juga memiliki nama lain Capsicum Chinense Jacquin dan termasuk dalam spesies keluarga cabe Capsicum Chinense. Cabe yang berasal dari negara Brazil ini memiliki bentuk yang indah yang mirip seperti tetesan air, bahkan beberapa orang menyebut cabe ini memiliki bentuk seperti liontin. Warnanya yang beraneka ragam membuat cabe Chupetinho nampak cantik sebagai cabe hias. Dibawah ini adalah langkah penanaman cabe Chupetinho yang dapat anda gunakan jika ingin menanam cabe hias cantik yang satu ini.

Persiapan Menanam Cabe Chupetinho
Jika anda tertarik untuk memiliki tanaman cabe Chupetinho di halaman rumah anda, maka langkah-langkah dibawah ini dapat menjadi panduan untuk mempersiapkan hal-hal yang diperlukan untuk menumbuhkan tanaman cabe Chupetinho yang sehat dan berbuah baik.

1.Menyiapkan Bibit Cabe Chupetinho
Langkah pertama yaitu menyiapkan bibit cabe itu sendiri. Anda dapat membeli bibit cabe ini dengan harga sekitar Rp. 10.000 hingga Rp. 15.000 untuk satu kantong yang berisi 4 hingga 5 bibit. Pastikan untuk memperhatikan kualitas dari bibit tersebut sebelum anda membelinya.

2.Menyemai Bibit Cabe Chupetinho
Setelah bibit cabe telah siap, langkah selanjutnya adalah menyemai bibit tersebut. Beberapa orang memilih untuk tidak melakukan proses penyemaian bibit karena dianggap terlalu merepotkan dan langsung menanam bibit cabe di media tanam seperti pot maupun polybag.

Namun kenyataannya, proses penyemaian cukup penting untuk pertumbuhan tanaman yang sehat. Bibit cabe yang langsung ditanam di media tanam ternyata dapat mengganggu proses pertumbuhan tanaman tersebut, sehingga tidak semua bibit dapat tumbuh dan berbuah. Oleh sebab itu proses penyemaian dibutuhkan untuk menyeleksi bibit cabe yang mana yang sehat dan yang cacat atau memiliki penyakit tertentu. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

•Siapkan kertas tissue yang telah dibasahi dengan air dan letakkan bibit cabe diatasnya, kemudian tutupi dengan lembaran tissue bawah diatasnya dan basahi sekali lagi.
•Tunggu pertumbuhan kecambah dari biji tersebut selama beberapa hari.

Cara Menanam Cabe Chupetinho
Jika proses penyemaian telah selesai maka anda telah siap untuk melakukan langkah selanjutnya yaitu menanam tanaman cabe Chupetinho tersebut. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat anda lakukan untuk menanam cabe tersebut.

•Siapkan media tanam seperti polybag maupun pot yang memiliki diameter minimal sekitar 30 cm. Pastikan media tersebut memiliki lubang untuk jalur air penyiraman keluar.

•Setelah itu isi wadah tersebut dengan tanah yang telah dicampur dengan pupuk, lebih baik jika anda menggunakan pupuk kandang atau kompos. Untuk proporsinya, 2 bagian tanah dicampur dengan 1 bagian pupuk agar menghasilkan tanah gembur yang baik untuk tanaman.

•Langkah selanjutnya adalah memilih kecambah cabe yang sehat, ciri-cirinya dapat dilihat dari batang yang kuat dan memiliki helai daun sekitar 5 hingga 6 helai. Kecambah cabe inilah yang akan tumbuh dengan baik dan berbuah banyak.

•Saatnya untuk memindahkan tanaman ke media tanam. Ada baiknya jika anda ekstra hati-hati dalam memindahkan tanaman tersebut agar tidak merusak akar-akar cabe yang masih kecil dan lemah. Tidak perlu membersihkan tanah secara keseluruhan dari akar tanaman, akan tetapi sertakan juga sedikit tanah untuk tetap membungkus akar cabe tersebut.

•Untuk waktu yang terbaik dalam melakukan penanaman ini adalah ketika matahari tidak terlalu terik, yaitu dapat dilakukan pada pagi maupun sore hari.

•Jangan lupa untuk selalu menyiram tanaman cabe tersebut secukupnya. Terlalu banyak memberikan air juga akan membuat tanaman layu dan busuk.

Cara Perawatan Tanaman Cabe Chupetinho
Sambil menunggu tanaman cabe ini tumbuh dan berbuah, anda juga harus tetap merawat agar tanaman cabe dapat tumbuh sehat. Berikut ini adalah hal-hal yang harus anda lakukan untuk tahap perawatan tanaman cabe.

•Pemupukan
Walaupun ketika menanam cabe Chupetinho telah diberi pupuk, namun pemberian pupuk juga harus terus dilakukan dengan jumlah yang lebih kecil yaitu sekitar 1 sendok makan per media tanam. Selain menggunakan kompos atau pupuk kandang, anda juga dapat menggunakan pupuk organik cair yang dapat ditemukan di berbagai toko tanaman. Semprotkan pupuk cair ini pada daun dan batang tanaman pada masa pertumbuhan untuk menghindari serangga serta hewan lain yang dapat mengganggu pertumbuhan cabe.

•Penyiraman
Untuk konsumsi air terbaik, tanaman cabe sebaiknya disiram sebanyak 3 kali dalam sehari. Namun apabila cuaca sedang terik, maka lakukan penyiram lebih banyak lagi agar tanaman tidak kering terkena hawa panas.

•Penyangga
Ketika tanaman cabe telah mencapai tinggi sekitar 20 hingga 25 cm, ada baiknya jika gunakan penyangga agar tanaman dapat tumbuh dengan leluasa dan tidak jatuh.

•Perawatan Lainnya
Selain hal-hal diatas, beberapa hal lain yang harus dilakukan untuk merawat tanaman cabe adalah dengan membersihkan rumput-rumput liar di sekitar tanaman, selain itu juga petiklah daun-daun yang mengering agar daun baru dapat tumbuh dan membuat tanaman menjadi lebih produktif. Untuk penggunaan pestisida sebaiknya hanya dilakukan jika anda menemukan tanaman yang terkena hama atau penyakit saja seperti adanya ulat yang membahayakan pertumbuhan tanaman. Sedangkan jika anda menemukan adanya jamur pada batang maupun tanah tanaman, maka anda dapat menggunakan fungisida untuk membasmi jamur tersebut.

Manfaat dan Bentuk Cabe Chupetinho
Walaupun sering ditanam sebagai cabe hias, cabe Chupetinho juga dapat dikonsumsi layaknya cabe-cabe pada umumnya. Selain memiliki bentuk yang unik dengan ukuran sekitar 15x25 mm, cabe ini juga memiliki rasa yang berbeda dari cabe yang sering kita konsumsi. Daging buahnya sedikit berair dan terdapat sedikit rasa asam, namun tetap terasa pedas luar biasa dengan tingkat kepedasan 20.000-30.000 SHU. Tidak heran jika cabe ini menjadi favorit di negara asalnya untuk ditanam di kebun rumah. Di negara asalnya, Brazil, cabe Chupetinho banyak ditemukan di halaman rumah warga dan sering digunakan untuk membuat acar karena telah memiliki rasa asam dan pedas.

Cabe Chupetinho memiliki bentuk buah yang mirip dengan cabe Habanero, dan sekali berbuah maka tanaman cabe ini akan mengeluarkan buah dalam jumlah yang banyak. Dalam satu bibit, cabe ini hanya memiliki satu warna saja. Untuk itu jika anda menginginkan berbagai warna, anda dapat menanam dua bibit dengan warna yang berbeda dalam satu media tanam, sehingga anda akan mendapatkan cabe dengan warna yang berbeda-beda. Bibit cabe Chupetinho dijual berdasarkan warnanya, jadi anda tidak dapat memilih bibit cabe yang memiliki berbagai warna dalam satu kantongnya.

Minggu, 01 Juli 2018

Efek video game berbaisi online


Video Game dan Perannya dalam Akuisisi Bahasa Inggris - Video game adalah satu media yang digunakan untuk hiburan, layaknya televisi, radio, dan beberapa media lain. Video game telah berkembang sangat pesat menjadi lebih beragam dilihat dari genre dan modenya. Dulu game hanya ada satu mode, yaitu mode offline, yaitu game yang tidak membutuhkan saluran internet dan pemain hanya bisa bermain dalam satu konsol. Tapi kini telah muncul mode online dalam game yang memungkinkan pemain untuk bermain bersama walaupun di tempat yang berbeda dengan menggunakan jaringan interner. Sedangkan dilihat dari genre nya, game telah berkembang menjadi sangat beragam diantaranya RPG (Role Play Game), shooter, action, fighting, arcade, simulation, dan masih banyak lagi.

Video game awalnya memang dibuat untuk tujuan hiburan semata. Namun setelah beberapa dekade, video game telah berkembang dengan sangat pesat dan tidak lagi hanya soal hiburan. Video game telah merambah ke area bisnis, hingga pendidikan. Sampai-sampai para peniliti  melakukan riset tentang game dikaitkan dengan proses pembelajaran, khususnya di bidang bahasa. Karena seperti yang kita tahu, media bahasa yang digunakan dalam game mayoritas adalah Bahasa Inggris, maka sangat mungkin video game memberikan pengaruh yang kuat dalam penyerapan Bahasa Inggris.

Ternyata memang akuisisi Bahasa Inggris melalui video game bukanlah isapan jempol. Para peneliti sudah membuktikan bahwa setidaknya ada 3 peran video game dalam akuisisi bahasa Inggris.
Pertama, video game mempercepat proses penyerapan dan pengayaan vocabulary secara masif. Seperti yang kita tahu, Bahasa Inggris adalah media yang digunakan dalam game. Adakalanya untuk menyelesaikan level tertentu, pemain harus memahami apa yang disajikan dalam game entah itu percakapan, monolog, atau apapun. Sehingga player akan secara tidak sadar akan “dipaksa” untuk mencari arti dari setiap kalimat yang muncul, karena bila tidak mereka tidak akan bisa menyelesaikan misi.

Namun vocabulary yang muncul digame tentu tergantung dari genrenya. Misalnya dalam game FIFA maka vocabulary yang muncul akan berkaitan dengan olahraga, begitupun dalam game Call of Duty, vocabulary yng muncul akan berkaitan denga militer. Memang kebanyakan vocabulary dalam game jarang yang bisa digunakan untuk percakapan sehari-hari, namun setidaknya pengetahuan player tentang vocabulary di bidang-bidang tertentu akan bertambah.

Kedua, video game akan mengurangi rasa tertekan seperti yang dialami oleh ketika belajar di kelas. Selama ini memang belajar di sekolah identik dengan kesan sulit dan membosankan. Terlebih mata pelajaran Bahasa Inggris merupakan mata pelajaran yang sering menyebabkan siswa tidak lulus ujian, sehingga mereka akan merasa takut dan down . Tapi tekanan itu tidak akan terjadi ketika seseorang bermain game. Kondisi inilah yang dibutuhkan dalam akuisisi bahasa, karena merujuk pada proses akuisisi bahasa pada bayi, manusia mampu menyerap bahasa dengan baik tidak merasa tertekan sedikitpun atau bahkan menikmati proses dari penyerapan tersebut.

Sorada Watana dan Hayo Reinders dalam penelitiannya membuktikan bahwa kondisi psikologis seseorang akan sangat berbeda  ketika dia bermain game dibanding dengan belajar Bahasa Inggris di kelas secara formal. Situasi dan kodisi yang nyaman seperti ini juga akan berdampak pada meningkatya kemauan player untuk berkomunikasi dengan Bahasa Inggris, khususnya ketika mereka berinteraksi dengan pemain lain dalam game online. Hal ini tidak ditemukan dalam kelas bahasa Inggris formal, yang mana siswa bahkan harus dipaksa untuk berkomunikasi dalam Bahasa Inggris.

Kondisi yang nyaman, tanpa tekanan, dan meningkatnya keinginan untuk berbahasa Inggris ini selaras dengan apa yang dikatakan oleh Stephen Krashen terkait dengan akuisisi bahasa. Menurutnya seseorang akan melakukan akuisisi bahasa Inggris dengan baik jika dia dalam 3 kodisi, yaitu memiliki motivasi, kepercayaan diri yang tinggi, dan rendanhnya rasa takut. Selain Krashen, seorang ilmuwan pencetus metode pembelajaran bahasa asing Total Phisical Respon, James Asher, juga menyampaikan hal senada, dimana stress adalah penghalang dalam menguasai sesuatu, sehingga mengurangi stress adalah salah satu prioritas.

Peran ketiga, game ternyata membantu meningkatkan skill bahasa Inggris yang meliputi listening, speaking, reading dan writing. Ini sebenarnya berkaitan dengan poin kedua dimana ketika pemain memiliki keinginan untuk berkomunikasi dengan Bahasa Inggris dan merasa nyaman ketika menggunakannya, maka otomatis skill bahasa akan berkembang degnan sangat pesat. Begitupun dengan bertambahnya vocabulary akan mempermudah pemain untuk semakin mengembangkan skill listening, speaking, reading, dan writing mereka.

Baik game online maupun offline sama-sama memberikan dampak dalam pengembangan skill. Game offline akan menampilkan percakapan ataupun monologue dalam bahasa Inggris yang akan menjadi petunjuk dalam menyelesaikan misi dan merupakan bagian untuk memahami alur cerita dalam game. Percakapan, monolog, ataupun petunjuk-petunjuk dalam game tidak hanya tersaji dalam bentuk audio tapi juga dalam bentuk subtitle dan bacaan. Game online menawarkan peran yang lebih luas lagi. Adanya fasilitas untuk bermain bersama dengan pemain lain, semakin memperlebar kesempatan mereka untuk berinteraksi secara lisan maupun tulisan dengan pemain lain. Otomatis pemain akan menggunakan Bahasa Inggris karena pemain terhubung tidak hanya dengan pemain dalam negeri saja, namun juga dengan pemain-pemain lain dari berbagai negara yang jumlahnya bisa sangat banyak.

 Semakin sering seseorang terekspos dengan suatu bahasa, maka proses akuisisi bahasa akan semakin baik. Hal ini sejalan dengan teori yang menyebutkan bahwa salah satu syarat terjadinya akuisisi bahasa yang baik adalah dengan tersedianya target language exposure yang cukup atau segala bentuk “pameran” dalam bahasa target yang diinginkan. Selain itu beberapa ilmuwan beraliran behavioristik seperti Ivan Pavlov, dan Skinner yang menyatakan bahwa pengkondisian sesuatu yang berulang-ulang akan merubah seseorang dalam kondisi tertentu. Hal ini terjadi pada pemain game, ketika mereka semakin sering mendengar, membaca, menulis, dan berbicara dalam bahasa Inggris maka mereka akan terkondisikan dalam skil-skil tersebut.

Sehingga dapat kita ketahui video game baik offline maupun online rupanya juga membawa peran yang sangant baik dalam akuisisi bahasa Inggris, diantaranya memperkaya vocabulary, mengurangi tekanan, dan membantu meningkatkan skil bahasa Inggris. Namun itu hanyalah segelintir saja, masih banyak lagi peran-peran video game yang berhasil dikuak oleh para peneliti. Karena penelitian tentang game tidaklah berhenti begitu saja, maka para peneliti juga akan terus mencoba membongkar hal-hal positif dalam game khususunya dalam bidang bahasa, dan akan sangat mungkin dikemudian hari akan muncul inovasi dengan menggunakan video game sebagai salah satu media dalam pembelajaran Bahasa Inggris yang efektif di sekolah formal.